Breaking News
Loading...
Rabu, 31 Oktober 2012

Resume Kelompok 2


Ya, setelah ngaret beberapa minggu lalu untuk ngepost resume tugas presentasi dari masing-masing kelompok. Akhirnya gue tulis juga diblog ini meskipun udah dari minggu-minggu yang lalu masih tersimpan dibinder gue. Oke inilah resume dari kelompok kedua setelah kelompok gue yang maju..
hari Selasa yang lalu, 16 Oktober 2012. Mata Kuliah Softskill memulai minggu pertamanya untuk presentasi yang udah dibagikan kelompok beserta tugas-tugasnya oleh Dosen. Kelompok 2 mengangkat Tema tentang "Konflik Dalam Berorganisasi".

Konflik, apabila dalam organisasi individu dan kelompok terjadi interaksi, maka selalu berpotensi terjadinya konflik. Hal itu terjadi ketika ada kompetisi atau gangguan dari campur tangan timbal balik antar orang-orang dalam organisasi.

Konflik dapat bersifat merusak atau membangun, hal tersebut sesuai dengan pemikiran Sloma, bahwa suatu konflik tidak merusak bilamana konflik tersebut dapat menghasilkan keuntungan positif bagi organisasi, sedangkan konflik merusak adalah konflik yang tidak memberikan keuntungan atau bahkan melemahkan organisasi.

Kemudian dalam presentasi yang lalu, dimulailah sesi Tanya jawab. Pertanyaan pertama dilangsungkan oleh salah satu teman kami dengan pertanyaan mengenai konflik yang terjadi pada organisasi PSSI. Kita semua tau bahwa, belakangan ini konflik tersebut mencuat di media massa hingga menimbulkan perpecahan dalam tubuh PSSI. Tentunya, konflik tersebut membuat prestasi TimNas Indonesia mengalami kemunduran yang sangat memprihatinkan. mengapa seolah konflik tersebut tidak diselesaikan secepat mungkin?

Dan pertanyaannya dijawab langsung oleh kelompok yang presentasi, dengan jawaban:
Menurutnya, konflik yang ada di dalam PSSI saat ini sudah ada campur tangan dunia politik. Sehingga, permainan money politics pun tidak bisa dihindarkan. Mungkin, saat PSSI masih menjadi organisasi yang independent, kinerja para pengurus PSSI dapat dikatakan baik. Namun, untuk saat ini turut campur tangannya dunia politik pada organisasi ini membuat kekacauan yang mana konflik tersebut belum bisa diselesaikan.

Kemudian ada pula pertanyaan lain dari teman kami yang lain

- Apakah ada konflik yang menguntungkan? Seperti apa contohnya?

Mereka menjawab         :Ada, contohnya ketika ada 2 individu yang sedang terjadi konflik karena interaksi yang terjadi diantara 2 individu tersebut. Maka, konflik yang muncul membuat keterbukaan pikiran antara kedua belah pihak, sehingga keduanya saling mengetahui apa yang diinginkan oleh masing-masing individu
.
Kemudian disusul dengan pertanyaan selanjutnya

- Apakah pengakuan budaya merupakan spesifikasi komplit?"

Mereka menjawab juga                :Ya betul, contoh hasil budaya kain batik. Kain khas asal Indonesia tersebut bisa memicu konflik apabila tidak ada hak paten atas kain batik khas Indonesia. Sebab, bisa saja ada pengakuan dari negara lain yang mengklaim kain batik merupakan salah satu hasil budaya dari negara tersebut. Dan terjadilah konflik atas kejadian tersebut.

Kemudian presentasi ditutup dengan kelompok yang presentasi membacakan kesimpulannya. Lalu dosen kami mengetengahkan dan meluruskan kembali materi yang telah dibawakan tadi. Satu hal yang saya tarik dari presentasi lalu. Bahwa, kehidupan akan berjalan lebih indah dan damai apabila tidak terjadi konflik diantara kita. 

0 comments:

Posting Komentar

Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 Jam Blog All Right Reserved